• 15

    May

    Menumbuhkan Optimisme dan Rasa Percaya Diri di Kalangan Santri

    Pondok Pesantren Al-Amien, Prenduan, Sumenep, Madura Pondok pesantren Al-Amien Prenduan merupakan Pesantren modern di mana para santrinya wajib berbciara bahasa arab dan inggris. Yang menarik dari Pesantren ini, para santrinya dididik untuk percaya diri dan optimis menatap masa depan. Di Pesantren Al-Amien, para santri diberi ruang untuk berkontestasi dalam kebaikan. Semangat kompetisi berhasil menumbuhkan optimisme dan rasa percaya diri di kalangan santri Al-Amien. Para santri tidak under estimate bergaul dan berhadapan dengan siapapun, termasuk berkompetisi dalam sejumlah perlombaan. Orang di luar kita menganggap anak-anak Al-Amien sangat percaya diri, ya itu kita terima secara positif karena kegiatan pesantren mengarahkan santri memiliki kemampuan dan keterampilan, ungkap gu
  • 16

    Apr

    Mungkin Benar Cinta itu Gila

    Aku tak tahu harus berbuat apa. Aku juga tak mengerti apa arti komitmen. Yang saya tahu saya jatuh cinta pada dua hati yang tak bisa dipertemukan, juga tak bisa dipertukarkan. Saya berkomitmen pada keduanya. Tapi bagi logika publik, itu justru tak berkomitmen pada semuanya. Bagaimana mungkin seseorang harus mencintai dua hati dalam waktu bersamaan dan berkomitmen untuk menjalin tali kasih yang diikat oleh cinta dan kasih sayang. Jaman sekarang, poligami memang tak pantas karena akan menyakiti keduanya, bukan meneduhkan semuanya. Aku tak bermaksud poligami. Tapi aku tak bisa meninggalkan semuanya, bukan karena tamak. Tapi karena perasaanku lebih dari sekedar kedekatan pertemanan atau perkawanan. Ada perasaan dan tali kasih yang jauh melompat ketimbang hanya sebatas pertemanan. Aku juga tak
  • 10

    Feb

    Catatan Kecil Diskusi Ekonomi Islam

    Mengikuti diskusi panel tentang “bank syariah di Indonesia dalam merespon tantangan ekonomi global” di universitas Bakrie. Saya hanya mengerti beberapa apa yang para pembicara ungkap. Saya menyadari kapasitas bahasa inggris saya masih kurang memadai. Tapi yang saya pahami, diskusi ini membincang ekonomi Islam dan optimis ekonomi Islam dapat berkembang di masa yang akan datang. Pertanyaannya kemudian, benarkah itu ekonomi Islam bebas dari transaksi konvensional? Pertanyaan itu pasti tidak mudah dijawab. Tapi,kenyataan di masa lalu menunjukkan bahwa ekonomi Islam masih bersentuhan dengan saham,bank dan transaksi konvensional. Hal itu mungkin ekonomi Islam belum kuat sehingga jika ingin menunjukkan eksistensinya, mau tidak mau ia harus bersentuhan dengan sistem ekonomi konvensi
  • 4

    Feb

    Santrinya Banyak Menjadi Penulis

    Pondok Pesantren Annuqayah Guluk-Guluk Sumenep Madura Pesantren Annuqayah telah melahirkan banyak santri yang mampu menorehkan buah pikiran mereka dengan tinta emas kanvas peradaban. Mereka menjadi penulis kreatif dan sering memenangkan lomba jurnalistik, baik tingkat lokal atau nasional. Melalui modal tulisan, beberapa santri Annuqayah mendapat beasiswa. Bahkan beberapa dari mereka menjadikan kekuatan pikiran dan tulisan sebagai sumber penghasilan, menjadi penulis buku, kontributor tulisan di media atau menjadi penerjemah. Tentu saja prestasi dan kebiasaan menulis santri ini dimulai sejak mereka nyantre di Pesantren. Salah satu deretan nama alumni Annuqayah yang sukses menjadi penulis adalah Mohammad Musthofa, M. Faizi L. Kaelan, Khodri Ariev, Maimun Syamsuddin, Jamal D. Rahman ,Zuhai
  • 21

    Nov

    Kebebasan : Sebuah Catatan Harian

    Sewaktu saya nonton bola di Gelora Bung Karno semi final antara Indonesia dan Vietnam, supporter dengan bebas mengekspresikan diri mereka tanpa ada rasa takut sedikitpun. Saya yakin sebelum Indonesia ini merdeka, kebebasan semacam ini tak mungkin diperoleh. Hemat saya, kebebasan mengekspresikan diri yang menggelitik orang seperti Hatta, Soekarno, Tan Malaka dan yang lainnya untuk merebut kemerdekaan meski dengan darah dan air mata sebagai kompensasinya. Kebebasan itu mahal harganya. Demi memperoleh kebebasan, Indonesia rela berjuang menggadaikan nyawa melawan imperialisme kolonial Belanda agar mereka dapat merasakan aura kebebasan. Orang mema...
  • 18

    Nov

    Mencetak Generasi Tafaquh Fi al-Din Berprinsip Pada AL-Quran dan Sunnah

    Pesantren Persatuan Islam 109 Kujang Ciamis Oleh : Abd. Rahman Sebuah pesantren yang saat ini cukup besar berdiri kokoh di Kujang, Cikoneng, Ciamis, Jawa Barat. Lokasi yang bersih dan pepohonan yang tumbuh di sekitar lokasi membuat Pesantren Persis lebih nyaman indah dipandang. Menurut Wakil Ketua Umum Asosiasi Alumni Pesantren Persis Kujang, Ali Rasyid, Pesantren Persis 109 Kujang merupakan pesantren terbesar Persis di Ciamis. Dari beberapa daerah di Ciamis, pesantren ini terbesar dibanding Pesantren Persis yang lain, ujar Ali Rasyid. Sementara salah satu dewan pengasuh di Pesantren Persis Kujang, kiai Anasah Qodarudin mengatakan yang menjadi ciri khas dari Pesantren Persis Kujang terletak pada penekanan menghafal al-Quran (tahfidz). Ciri khas dari Pesantren ini ya di tahfid
- Next

Author

Follow Me